Sang Pendiri
Sally Yapto
Pendiri · Pianis klasik · Pendidik
Dididik di New York. Mengajar di Surabaya.
Pianis klasik Indonesia peraih penghargaan, dan pendiri Symphony Acoustic Studio. Pendidikan konservatori internasional, dibawa pulang dan diberikan kepada satu murid pada satu waktu.
Bachelor & Master of Music
Manhattan School of Music · New York

Kisahnya
Dua pesisir, lalu pulang.
Ory Shihor Institute · Diploma, 2020
Los Angeles
Belajar mendengar.
Sally belajar di bawah bimbingan pianis dan pedagog Ory Shihor di Ory Shihor Institute, menyelesaikan diplomanya pada 2020. fondasi yang menjadi dasar segala sesuatu sesudahnya.
Manhattan School of Music
New York
Sarjana, summa cum laude. Lalu Magister.
Ia pindah ke New York untuk belajar bersama pianis Alexandre Moutouzkine di Manhattan School of Music, meraih Bachelor of Music dengan predikat summa cum laude, lalu Master of Music.
Symphony Acoustic Studio
Surabaya
Membawanya pulang.
Setelah menempuh sendiri jalur menuju pendidikan lanjutan, Sally tahu betapa sulitnya bagi musisi muda dan keluarganya melihat langkah berikutnya. Studio ini adalah tempat pengetahuan itu pulang.


Rekam jejak
Di atas kertas, dan di atas panggung.
2024
Bradshaw & Buono International Piano Competition
Juara.
Termuda
Diploma ATCL Trinity College London
Pianis termuda yang meraih nilai tertinggi di Indonesia untuk diploma ini.
Summa cum laude
Bachelor of Music, Manhattan School of Music
Disusul Master of Music dari sekolah yang sama.
Pernah tampil di
New York · Los Angeles · Italia · Bangkok · Singapura · Indonesia
Di dinding
Dokumennya, di tempatnya tergantung.
Empat dokumen, berbingkai di studio: dua dari Los Angeles, dan dua gelar dari New York.

Ory Shihor Institute · Los Angeles
- Young Artist Diploma of Piano Performance, 2020
- Certificate of Achievement, Piano Level II, dengan predikat high distinction

Manhattan School of Music · New York
- Bachelor of Music, summa cum laude
- Master of Music
Di media
2024
Sally Yapto, sang Pelukis
Warna bunyi adalah sesuatu yang abstrak, tetapi di tangan Sally Yapto, unsur itu menjelma menjadi materi yang mewujud dalam perubahan momentum suasana, seorang pelukis yang melukiskan suasana hati di dalam lukisannya.
Bermain
Dari sinilah murid-murid belajar.




Dalam les
Dipahami dulu. Baru diajar.
Setiap murid berhak dipahami sebagai pribadi, bukan sekadar diajar lewat metode baku, atau disiapkan hanya untuk ujian.
Sally meluangkan waktu untuk memahami kepribadian, gaya belajar, ritme, kekuatan, dan cita-cita setiap murid, dan dari sanalah les dibentuk.
Yang berkembang lebih dari teknik dan repertoar: teori, kemampuan aural, pemahaman musik, dan bersamanya, kepercayaan diri serta kemandirian di depan instrumen.
Untuk orang tua
Anda selalu tahu di mana anak Anda berada.
Perkembangan dipantau dengan cara yang benar-benar bisa dibaca keluarga, sehingga Anda dapat melihat apa yang dipelajari anak, bagaimana kemajuannya, dan cara mendukung latihan di rumah.
- 01
Tujuan belajar yang jelas
Apa yang sedang dituju murid, dinyatakan dengan gamblang.
- 02
Materi yang dipersonalisasi
Repertoar dan latihan dipilih untuk murid ini, bukan dari silabus.
- 03
Tolok ukur berkala
Titik-titik tetap sebagai pembanding, agar kemajuan terlihat.
- 04
Laporan les tertulis
Catatan yang bisa Anda baca seusai setiap les: apa yang dipelajari, dan apa yang perlu dilatih.
Pandangan jangka panjang
Jalur yang lebih jelas bagi generasi berikutnya.
Visi jangka panjangnya adalah membawa pengetahuan dan perspektif yang ia peroleh di Amerika Serikat kembali ke Indonesia, serta menciptakan jalur yang lebih jelas bagi murid yang menuju ujian, pendidikan lanjutan, atau konservatori.
Baik seorang murid baru mengenal piano untuk pertama kalinya, belajar demi pengayaan pribadi, maupun menuju masa depan profesional dalam musik, kesabaran, kejujuran, standar yang bermakna, dan kepedulian yang tulus.

Temukan awal yang tepat.
Les perkenalan adalah cara paling sederhana untuk melihat apakah studio ini cocok.